Sandi S.H.,M.H , Soliditas Internal Merupakan Fondasi Utama Bagi Profesi Advokat Untuk Dapat Menjalankan Fungsinya Secara Optimal

JAKARTA, 30 Mei 2026 – Kongres Advokat Indonesia (KAI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 dengan menggelar acara puncak di Hotel Tavia, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/5/2026). Perayaan yang dihadiri oleh ratusan advokat dari berbagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Indonesia ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkokoh solidaritas organisasi serta menegaskan kembali komitmen advokat dalam memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat.

Sandi, S.H., M.H., selaku Anggota Kongres Advokat Indonesia sekaligus Ketua DPC KAI Jakarta Utara, menekankan bahwa soliditas internal merupakan fondasi utama bagi profesi advokat untuk dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Menurutnya, kehadiran peserta dari hampir seluruh penjuru tanah air membuktikan bahwa KAI telah bertransformasi menjadi wadah pemersatu yang kuat bagi para penegak hukum non-struktural.

“Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa KAI terus berkembang dan mampu menyatukan advokat dari berbagai latar belakang. Di tengah dinamika profesi yang penuh tantangan, menjaga kekompakan dan solidaritas adalah kunci,” ujar Sandi dalam sambutannya.

Menjaga Marwah Profesi di Tengah Persaingan

Dalam era digital dan persaingan layanan hukum yang semakin ketat, Sandi mengingatkan seluruh anggota KAI untuk tetap menjunjung tinggi Kode Etik Advokat. Ia mengajak para advokat untuk menyikapi persaingan secara sehat dan profesional, tanpa mengurangi rasa saling menghormati antar-rekan sejawat, baik dari internal KAI maupun organisasi advokat lainnya.

“Organisasi advokat di Indonesia memang beragam, namun tujuan kita satu: menegakkan hukum dan keadilan. Perbedaan organisasi tidak boleh menjadi sekat. Kita harus saling menjaga marwah profesi dan menghindari sikap yang dapat merugikan sesama rekan advokat,” tegasnya.

Sandi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas organisasi untuk menciptakan ekosistem hukum yang lebih sehat. Menurutnya, advokat yang profesional dan berintegritas adalah aset bangsa dalam memastikan supremasi hukum berjalan sebagaimana mestinya.

Bukti Nyata: Akses Keadilan bagi Masyarakat Less Able

Sejalan dengan tema HUT ke-18 yang mengusung semangat pengabdian, KAI melalui jajarannya di daerah aktif melakukan aksi sosial berupa bantuan hukum pro bono. Sandi mencontohkan langkah konkret yang dilakukan oleh DPC KAI Jakarta Utara, yaitu dengan membuka ruang konsultasi dan bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu.

“Masyarakat sering kali terkendala biaya ketika menghadapi persoalan hukum. Kehadiran kami harus menjadi solusi. Di kantor kami, setiap kasus dikaji terlebih dahulu. Jika memungkinkan, kami tangani secara pro bono. Jika membutuhkan keahlian khusus, kami arahkan atau limpahkan ke pihak yang lebih kompeten agar hak-hak klien tetap terlindungi,” jelas Sandi.

Hingga saat ini, DPC KAI Jakarta Utara telah berhasil mendampingi sejumlah kasus krusial, termasuk kekerasan seksual, pencurian, hingga sengketa perdata masyarakat kecil. Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara melalui peran advokat dalam menjamin akses keadilan (access to justice) bagi seluruh lapisan masyarakat.

Harapan Menuju KAI yang Lebih Jaya

Menutup sambutannya, Sandi menyampaikan harapan agar KAI terus bersinar dan mampu mencetak generasi advokat baru yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

“Kami berharap KAI semakin jaya. Organisasi ini harus mampu melahirkan pengacara-pengacara yang andal, profesional, dan berguna bagi bangsa. Inilah wujud bakti kami kepada Ibu Pertiwi,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-18 KAI diharapkan menjadi tonggak baru bagi penguatan peran advokat Indonesia sebagai mitra kritis pemerintah dalam pembangunan sistem hukum nasional yang berkeadilan, transparan, dan bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »