Debut Penyutradaraan Imam Darto di Film “Modal Nekad”Mengajak Ngakak Brutal di Bioskop Jadi Tontonan Segar, Plot Twist, dan Action yang Menghibur “Modal Nekad” tayang mulai 19 Desember 2024 di bioskop Indonesia.

Jakarta, 12 Desember 2024 — Menyambut akhir tahun 2024, Starvision
bersama Pabrik Cerita mempersembahkan film komedi drama yang menyegarkan
dari debut sutradara Imam Darto, Modal Nekad. Mengisahkan tiga bersaudara,
Saipul (Gading Marten), Jamal (Tarra Budiman) dan Marwan (Fatih Unru) yang
terpaksa harus akur kembali untuk melunasi hutang tagihan rumah sakit almarhum ayah mereka (Budi Ros). Dengan modal nekad, mereka memutuskan untuk mencuri TV di sebuah rumah kosong. Sampai tiba-tiba pemilik rumah yang ternyata seorang gembong mafia pulang. Kepanikan memuncak, sekarang mereka bukan hanya menjadi pelaku pencurian, tapi menjadi saksi mata peristiwa mencengangkan!

Apa yang akan terjadi dengan ketiga saudara itu? Imam Darto yang juga menjadi penulis di film ini berhasil membawa komedi dengan plot twist yang tak terduga! Membuat Modal Nekad sebagai film penutup tahun 2024 yang segar dan menjadi hiburan yang meringankan beban kepala. Tak hanya menyajikan komedi drama, Modal Nekad juga menghadirkan adegan action yang menambah keseruan film dan membangkitkan adrenalin saat menonton.

Sebuah film yang digarap dengan penuh rasa tulus sebagai hiburan, serta
kesungguhan para pemeran film ini dalam membawa komedi hingga improvisasi
menjadikan film Modal Nekad terasa dekat. Terlebih ketika kita melihat tiga saudara Saipul, Jamal, dan Marwan, yang akan mengingatkan pada diri kita
masing-masing sebagai anak sulung, anak tengah, dan anak terakhir. Lewat kisah
mereka, kita akan melihat bagaimana sebuah keluarga yang semula berpisah kembali akur demi ketenangan almarhum ayah mereka.

Produser Modal Nekad Chand Parwez Servia mengatakan Modal Nekad menjadi
sajian terbaru dari Starvision untuk keluarga Indonesia. Melalui nilai-nilai
kekeluargaan yang dibalut dengan komedi segar, akan menjadi hiburan yang
menghangatkan di bioskop.

“Meski ini menjadi debut penyutradaraan Imam Darto, tetapi dia berhasil
menunjukkan kecintaannya pada dunia film. Bagaimana dia membangun ceritanya
dan membawa kesegaran pada genre komedi drama yang bisa dinikmati oleh
keluarga penonton Film Indonesia.

Semoga Modal Nekad bisa menjadi hiburan
yang meringankan kita semua menuju akhir tahun 2024, ibarat kata kita ngakak brutal dan mengawali liburan akhir tahun di Bioskop” kata Produser “Modal Nekad” Chand Parwez Servia.

Penulis dan sutradara Imam Darto mengatakan, proses pembuatan film Modal
Nekad juga sama seperti judul film ini. Ketika ia menemui produser Chand Parwez, ia belum merampungkan keseluruhan ceritanya. Namun, karena kesempatan yang diberikan Starvision dan Chand Parwez untuk memberikan ruang bagi para talenta baru di perfilman, Imam Darto pun secara tulus mengembangkan cerita yang ia tulis
dan berakhir menjadi karya yang segar dan hangat.

“Dalam menggarap film ini, saya bersama tim nothing to lose. Kami tidak punya
batasan-batasan, namun dengan demikian Modal Nekad menjadi tontonan yang
segar. Dan semoga ini bisa beresonansi ke penonton,” kata penulis dan
sutradara “Modal Nekad” Imam Darto.
Imam Darto menulis Modal Nekad bersama Sesa Nasution dan Warman Nasution.
Selain menulis dan menyutradarai, Imam Darto juga turut menjadi produser
eksekutif bersama Reza Servia, Amrit Dido Servia, Warman Nasution, dan Raza
Servia.

Selain dibintangi Gading Marten, Tarra Budiman dan Fatih Unru, Modal Nekad
juga dibintangi para pemeran bertabur bintang dan komika. Di antaranya adalah
Bucek, Sahila Hisyam, Gisella Anastasia, Gempita Nora Marten, Mike Lucock, Prisia Nasution, Sadana Agung, Coki Anwar, Fajar Nugra, Tanta Ginting, Reza Hilman, Budi Ros, Astri Nurdin, Joe P Project, Tora Sudiro, Ananda Omesh, Stevie Morley Item, Angga Nggok, Augie Fantinus, Inyonk, Sinyorita Esperanza, Sarah Tumiwa, Chika Waode, Farhan Frisia, Fabio Rayzhan, Jehezkiel Leon, Arsenio Rafisqy, Freya Mikhayla, Dwi Sasono, Mastur, Imam Darto, Ebel Cobra, Andi Sujono, Sherly Dwi
Fitri, dan penampilan khusus dari Floki and The Clan dan Iqbaal Ramadhan.

Gading Marten mengatakan, Modal Nekad menjadi film komedi drama yang hangat dan sangat cocok untuk dijadikan pilihan tontonan bagi keluarga menyambut tahun baru.
“Komedinya pecah, dramanya juga akan relate, apa lagi untuk seorang kakak yang diandalkan bapaknya untuk menjaga adik-adiknya. Tapi ada kesedihan saat sudah hidup dewasa mereka hidup sendiri-sendiri. Ceritanya bakal relate juga sama kehidupan orang-orang dewasa dengan permasalahannya,” kata Gading Marten.

Sementara itu, Gempita Nora Marten, yang menjalani debut aktingnya di film layar lebar mengatakan di film ini ia juga diminta untuk berkomedi. Di beberapa adegan, Gempi akan mengeluarkan jokes bapak-bapak yang tidak terduga.“Aku senang main film bareng sama papa dan mama. Dan ini pengalaman pertama aku, terus diminta untuk bikin lawakan, tapi itu diajari sama Om Darto sebagai sutradara,” kata Gempi.“Biasanya jagain Gempi dari balik layar, tapi sekarang bisa satu layar bareng dengan Gading juga. Filmnya punya komedi yang bakal bikin ngakak brutal sih, dan dramanya juga masih kuat, tentang dinamika hubungan keluarga dan saudara kakak beradik yang bakal relate sama banyak penonton,” kata Gisella Anastasia.

“Kenapa film Modal Nekad akan relate sama penonton, misalnya saja karakter
yang aku perankan, Jamal, sebagai anak tengah. Dan seperti permasalahan yang
banyak dihadapi anak tengah, Jamal itu tidak dianggap. Itu yang jadi relatable, dan akan dirasakan saat menonton film ini. Kenapa Jamal di film ini juga berantakan banget, itu ada alasanya dan ada plot twist-nya ada di akhir cerita yang tidak akan penonton sangka,” kata pemeran Jamal, Tarra Budiman.

Saksikan film komedi drama Modal Nekad di bioskop Indonesia mulai 19 Desember 2024! Ikuti terus perkembangan informasi terbaru film “Modal Nekad”
melalui akun Instagram @modalnekadfilm dan @starvisionplus.

Sinopsis
Tiga bersaudara, Saipul (Gading Marten), Jamal (Tarra Budiman) dan Marwan (Fatih Unru) terpaksa akur kembali untuk melunasi hutang tagihan Rumah Sakit Ayahnya.
Dengan modal nekad mereka memutuskan untuk mencuri TV di sebuah rumah
kosong. Sampai tiba-tiba pemilik rumah yang ternyata seorang gembong mafia
pulang. Kepanikan memuncak, sekarang mereka bukan hanya menjadi pelaku
pencurian, tapi menjadi saksi mata peristiwa mencengangkan!
Pemain & Tim Produksi
Gading Marten Saipul
Tarra Budiman Jamal
Fatih Unru Marwan
Bucek Teddy Salsa
Sahila Hisyam Rosma
Gisella Anastasia Gina
Gempita Nora Marten Aisyah
Mike Lucock Petrus
Prisia Nasution Eka
Sadana Agung Bakti
Coki Anwar Agus
Fajar Nugra Salim

Tanta Ginting Bripka Bowo
Reza Hilman Briptu Ardi
Budi Ros Pak Husein
Astri Nurdin Bu Husein
Joe P Project Pak RT
Tora Sudiro Genk Jamal 1
Ananda Omesh Genk Jamal 2
Stevi Morley Item Genk Jamal 3
Angga Nggok Sandera
Augie Fantinus Koh Feng
Inyonk Pemuda Lewat
Sinyorita Esperanza Ibu COD
Sarah Tumiwa Perempuan Warteg
Chika Waode Ibu Provokator
Farhan Frisia Pemilik Warung Ketabrak
Fabio Rayhan Saipul Kecil
Jehezkiel Leon Jamal Kecil
Arsenio Rafisqy Marwan Kecil
Freya Mikhayla Indira (Cucu Teddy)
Dwi Sasono Pejalan Cepat
Mastur Bapak 1 Imam Darto Penjaga Counter HP, Ebel Cobra Pekerja Matrial
Andi Sujono Sopir Teddy Sherly Dwi Fitri Ibu RT, Floki And The Clan Anjing Kejar Saipul Iqbaal Ramadhan Penyapu Halaman Dicky Maulana Saputra Pemilik Sepeda Banci Yaniar Perempuan Toilet
Produksi Starvision & Pabrik Cerita
Produser Chand Parwez Servia Riza
Mithu Nisar

Sutradara Imam Darto
Produser Eksekutif Reza Servia
Amrit Dido Servia
Warman Nasution Imam darto
Raza Servia

Produser Lini Ika Muliana
Penulis Skenario Imam Darto
Sesa Nasution
Warman Nasution

Pengarah Artistik Tepan Kobain
Angga Prasetyo Penata Kamera Rendra Yusworo Penyunting Gambar Cesa David Luckmansyah Penata Suara Aditya Trisnawan Perekam Suara Adimolana Machmud Penata Musik Mikhael Alpha Beltsazar Penata Warna In My Room
Penata Grafis & VFX Mataque Studio
Penata Rias Gunawan Saragih Penata Busana Hagai Pakan Penata Peran Arief Havid, Nita Yanuarti
Komedi Konsultan Hernawan Yoga
Perancang Poster Alvin Hariz
Tentang Starvision
Starvision adalah salah satu rumah produksi Indonesia yang sukses dengan berbagai judul film populer dan telah menerima penghargaan bergengsi. Film-film seperti Virgin (2005), Heart (2006) dan Get Married (2007) adalah judul yang meraih boxoffice tertinggi di bioskop Indonesia di tahun penayangannya.
Selain itu, karya Starvision kerap menjadi trendsetter dengan berbagai genre yang meraih kesuksesan, seperti The Tarix Jabrix (2008), Perempuan Berkalung Sorban dan Get Married 2 (2009), Laskar Pemimpi dan Kabayan Jadi Milyuner (2010), Purple Love dan Hafalan Shalat Delisa (2011), Perahu Kertas (2012), Cinta Brontosaurus (2013), Marmut Merah Jambu (2014), Ngenest (2015), Koala Kumal
dan Cek Toko Sebelah (2016), Critical Eleven, Sweet 20 dan Susah Sinyal (2017), Yowis Ben dan Milly & Mamet (2018), Yowis Ben 2, Ghost Writer, Dua Garis Biru dan Imperfect (2019), Yowis Ben 3 dan Yowis Ben Finale (2021), Keramat 2 dan Cek Toko Sebelah 2 (2022), Hati Suhita dan 172 Days (2023), Sinden Gaib, Dua Hati
Biru, The Architecture of Love (TAOL), Sekawan Limo dan Rumah Dinas Bapak (2024).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »