Hasil Rilis Survei Tingkat Ketepilihan Pram-Doel menang 57,34%.
Jakarta – Ethical Politics gandeng Astra Buana menggelar acara “Rilis Survey Preferensi Pemilih Pilgub DKI Jakarta 2024” Jumat-25 Oktober 2024 di Twin house, blok M Jakarta selatan.
Hadir sebagai Speakers :
Hasyibulloh Mulyawan, S.IP. M.Sos – Direktur Eksekutif Ethical Politics
Hari Ambari- Direktur Eksekutif Astrabuana Sendhang Pranawa.
Dalam acara rilis survey turut hadir juru bicara Paslon 02 Dharma-Kun, Leni Siregar dan juru bicara paslon 03 Pram-Doel, Chico Hakim, semetara juru bicara paslon 01 berhalangan hadir pada kesempatan rilis survei ini.
Leni Siregar Juru Bicara Paslon 02 Cagub Darma-kun Merespon survey ini, Juru Bicara Paslon 02 Dharma-Kun menyambut positif dan menilai survey ini paling real dan diyakini benar oleh Paslon 02,“Kami menyambut baik hasil survey ini, dan yakin bahwa ini real dan objektif, apalagi Bang Dharma rajin turun berdialog dengan masyarakat dan ini sangat luar biasa untuk pendatang baru kami yakin terus meningkat sebulan ini,” ujar Leni.
Sementara Juru Bicara Paslon 03, Chico Hakim mengapresiasi dan tidak akan lengah terus bekerja melihat Paslon RK-Suswono masih unggul di kalangan pelajar,
“Survey Psikologi Politik ini memberi warna baru untuk Survei Elektablitas yang selama ini ada, tentu kami apresiasi tapi kami tidak akan lengah dengan hasil survei ini apalagi pasangan RK-Suswono masih unggul di kalangan pelajar ini PR besar bagi kami,” kata Chico pada awak media.
Dengan pendekatan psikologi politik dan menguji konsistensi jawaban responden, untuk mendapatkan hasil yang objektif dan solid Ethical Politics berharap pendekatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam menentukan rujukan pilihan pemimpin daerah mereka.
Hasilnya Paslon 03 Pram-Doel meraih tingkat keterpilihan sebesar 45,56% di posisi pertama disusul Paslon 01 RK-Suswono 30% dan Paslon 02 Dharma-Kun 8,47% sementara undecided voters atau swing voters 15,97%,” ujar Hasyibulloh Mulyawan Direktur Eksekutif Ethical Politics.
“Dalam instrumen penelitian ini kami juga membedah distribusi suara tingkat keterpilihan dimana 15,97% swing voters masi mewakili ‘anak abah’ dan ‘ahokers’ serta gerakan coblos semua, dimana pada instrumen diyakini menang didapatkan hasil Pram-Doel 57,34%, RK-Suswono 32,5%, dan Dharma-Kun 10,16%,” tambah Hasyibulloh Mulyawan.
Direktur Eksekutif Astra Buana Sendhang Pranawa menyebut, bahwa survei Preferensi Pemilih Ethical Politics berkolaborasi dengan Astra Buana Sendhang Pranawa, menggunakan pendekatan Psikologi Politik, dengan menitik beratkan pada konsistensi jawaban responden melalui pertanyaan berjenjang. Sedikit berbeda dari survei elektabilitas pada umumnya terutama dari sisi model kuisioner.
Pengambilan dan Pengumpulan data dilakukan pada 1 – 10 Oktober 2024
Pemilihan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling
Teknis pengisian kuesioner dilakukan dengan tatap muka menggunakan aplikasi internal. Data yang berhasil dikumpulkan dari lapangan sebanyak 1876 data. kemudian dilakukan validasi meliputi interitem validation koherensi dengan jawaban satu item terhadap item lainnya.
Koherensi tiap pertanyaan dapat digunakan untuk validasian responden.
Contoh: responden menempatkan paslon 1 di urutan keempat yang dipertanyakan dimensi dikenal, tapi dimensi Paslon I ditempatkan sebagai yang responden itu pilih.
Berbeda dengan survei elektabilitas yang menepatkan responden sebagai representasi pemilih di balik suara survei. Preferensi menempatkan responden dengan kekinian dimana pada state ia menimbang satu paslon dengan paslon lainnya, dan validasi responden juga di lakukan dengan via telpon oleh tim secara acak 10% dari total responden.
Dalam pendekatan penelitian kami, responden terlibat aktif sebagai prediktor di wilayahnya sehingga kami meminta responden mengurutkan nama calon pemimpin yang dikenal, disuka, dipilih dan diyakini menang,” ujar lagi Hari Ambari Direktur Eksekutif Astra Buana Sendhang Pranawa.
By Arny

