APKARINDO Kukuhkan Kepengurusan Baru, Dorong Karet Masuk BPDP dan Targetkan Produksi 3 Juta Ton
Jakarta, 14 September 2026 – Asosiasi Petani Karet Indonesia [APKARINDO] resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026- 2031. dalam acara “Pengukuhan Kepengurusan APKARINDO: Karet Rakyat Bangkit” yang digelar di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian RI, Senin [14/9/2026].

Dalam sambutannya, Ketua Umum APKARINDO Muh. Irfan Ahmad Fauzi menegaskan komitmen untuk membangkitkan sektor perkaretan nasional. Saat ini produksi karet Indonesia masih di bawah 2 juta ton, padahal target 2029 adalah 3 juta ton. Akibatnya posisi Indonesia turun ke nomor 3 dunia setelah Pantai Gading dan Thailand.
“Jangan sampai petani karet berada di posisi paling bawah. Bumi Indonesia terlalu besar, lahan kita sangat besar. Ini butuh komitmen, kesatuan, dan kerja keras dari DPP, DPW, sampai seluruh petani karet di Indonesia,” tegas Irfan.
Desakan Strategis: Karet Masuk Skema BPDP
Agenda utama APKARINDO adalah mendorong komoditas karet masuk ke dalam Badan Pengelola Dana Perkebunan [BPDP]. Saat ini sawit, kakao, dan kelapa sudah masuk, sementara karet belum.
Irfan menjelaskan dana BPDP berasal dari Bea Keluar Ekspor produk karet dan turunannya. Dana itu nantinya digunakan untuk perbaikan hulu dan peningkatan produktivitas, tanpa membebani APBN.
“Gapkindo juga setuju dengan Banekspor. Pabrik-pabrik karet sekarang kekurangan bahan baku. Kalau petani tidak ditopang, industri hilir juga akan mati. Karena itu kita butuh regulasi dan kebijakan agar karet masuk BPDP,” ujarnya.
Ia juga mencontohkan Thailand yang punya Badan Karet Nasional dan berhasil menjadi nomor 1 dunia. APKARINDO berharap cita-cita serupa bisa diwujudkan melalui RPJMN.
Penguatan Internal Hingga Desa dan Edukasi Kualitas
Selain kebijakan, APKARINDO fokus memperkuat kelembagaan dari pusat hingga desa-desa sentra karet. Edukasi kualitas juga jadi prioritas.
“Tanggung jawab kami mengedukasi petani. Jangan sampai karet kotor, diisi batu atau karet. Kita ingin menghadirkan karet bersih dan berkualitas agar harga layak,” tambah Irfan.
Dukungan Beasiswa Anak Petani Karet
Kementerian Pertanian melalui BPDP SDM-P juga membuka program beasiswa SMK dan S1 bagi anak petani karet dan penyadap di bidang pertanian.
“Kami sudah koordinasi dengan Kepala BPDP SDM-P. Anak-anak petani karet dipersilakan mendaftar beasiswa yang difasilitasi Kementerian Pertanian,” tutup Irfan.
Tentang APKARINDO
APKARINDO adalah organisasi yang mewadahi petani karet di seluruh Indonesia. Fokus utama: peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan, dan advokasi kebijakan demi kesejahteraan petani karet.
Arny
