Kuasa Hukum Wiliam Ciam Ultimatum Jeanette Pricillia Harryman Untuk Takedown IG “Info Zonker Indonesia”

Jakarta, Kuasa Hukum Wiliam Ciam dari Kantor Hukum Dennis Wibowo & Partner terdiri dari Dennis Wibowo, SH, MH, Andry, SH, MH, Muhammad Naziruddin, SH, MH, Noval, SH, Ridwan Adjie Pamungkas, SH, Antonius, SH mengultimatum Jeanette Pricillia Harryman untuk Takedown IG “Info Zonker Indonesia”

Permintaan mentake down IG info Zonker Indonesia dikarenakan semua isi berita bohong terkait klien kami William Ciam pada saat melihat video konferensi pers ini, bilamana setelah konferensi pers ini pihak akun IG “Info Zonker Indonesia” tidak mentake down postingan terkait klien kami, maka kami akan mengambil tindakan hukum lebih lanjut, ujar Andry, S. Kok, SH, MH., CIM didampingi rekan-rekannya dalam jumpa pers yang dilaksanakan di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Kamis, (26/3/2026).

yang dalam hal ini diberikan kuasa oleh saudara William Ciam untuk berbwcara, mendampingi, membela dan memberikan bantuan hukum terkait adanya dugaan tindak pidana yang telah dialami oleh klien kami yang telah dilakukan oleh akun IG Info Zonker Indonesia dan/atau user name scamnews.official beserta suadari Jeanette Pricillia Harryman.

Dengan ini kami akan melakukan kiarrfikasi terkait apa yang tertulis di akun IG “Info Zonker Indonesia” dan/atau user name IG “scamnews official” dimana akun tersebut mengatakan bahwa klien kami terkait beberapa hal sebagai berikut :
1.Sengketa hutang piutang
Pada kenyataanya tidak ada sengketa hutang piutang, dalam hal ini yang terjadi adalah di saat Itu antara William Ciam dan Jeanette Priallia Harryman mereka memiliki hubungan asmara yang sudah terjalin sejak 1 Oktober 2021.

Pada Desember 2022 Jeanette Pricillia Harryman pergi ke Australia untuk bekerja, pada April 2023 William Ciam menyusul ke Ausi dan bertemu dengan Jeanette Pricillia Harryman di Australia, dalam pertemuan yang kurang lebih selama 1 minggu itu lah terjadi percakapan bahwa William Ciam untuk selanjutnya akan ikut ke Ausi agar tetap bisa dekat dengan Jeanette Pricillia Harryman dan membangun usaha.

Pada Juni 2023 William datang lagi ke ausi dan mulai mempersiapkan usahanya, mereka bersepakat membangun usaha kuliner bersama, di awal kesepakatan yang tidak tertulis usaha itu akan dilakukan secara bersama-sama dan dari keseluruhan modal yang dikeluarkan sekitar AUS$ 90.000,/ Rp 1.080.000.000,dimana Jeanette Pricillia Harryman turut serta di dalamnya sebanyak AUS$ 17.000,/ Rp 204.000.000,namun setelah usaha itu berjalan Jeanette Pricillia Harryman tidak pernah hadir atau ikut dalam operational.

Dalam perjalanannya hubungan mereka memburuk dan akhirnya tidak dapat dipertahankan. Usaha kuliner yang harusnya dijalankan bersama sejak 19 Okt 2023 akhirnya dijalankan sendiri oleh William Ciam dengan nama “suka-suka” hingga akhirnya kandas pada akhir februari 2024 dengan sisa saldo rekening sekitar AUS$ 3000,/ Rp 36.000.000,bahkan William Ciam harus menanggung sendiri hutang pajak saat itu sebesar AUS$ 7000,/ Rp 84.000.000, yang baru bisa dia lunasi dengan uangnya sendiri di sekitar juni 2024

2. Indikasi Penipuan
Ini bukan penipuan tapi Investasi yang mana Investor yang sekaligus mantan kekasih Wiliam Ciam yaitu suadari Jeanette Pricillia Harryman melakukan wanprestasi atau pergi begitu saja sehingga usaha yang seharusnya dijalankan bersama akhirnya dijalankan sendirian dan terbengkalai.

Kami juga memiliki bukti percakapan melalui aplikasi WA yang mana Jeanette Pricillia Harryman menyatakan “aku Invest ke suka” loll wkwkwkwk” pada 20 December 2023 pukul 9.51pm waktu setempat, hal ini menunjukan bahwa memang dengan sadar saudari Jeanette Pricillia Harryman menaruh uangnya untuk investasi usaha kuliner bersama.

Jadi tidak ada peristiwa penipuan dalam hal ini, yang ada adalah hubungan asmara yang berakhir kandas namun apa yang sudah diinvestasikan dalam bentuk usaha bersama diminta dikembalikan.

3. Proses Mediasi
Belum pernah ada proses mediasi dalam masalah ini, perlu kami jelaskan definisi mediasi adalah perundingan atau penyelesaian suatu masalah antara para pihak dan dalam proses mediasi juga dibantu oleh mediator atau pihak ke-3 yang bersifat netral.

Terkait usaha bersama antara saudara William Ciam dan saudari Jeanette Pricillia Harryman yang bernama restoran “suka-suka” telah mengalami kerugian terus menerus meskipun William sudah maksimal berusaha, sehingga pada modal yang AUS$ 90.000,/ Rp 1.080.000.000,akhirnya ludes dam usaha tesebut bangkrut.

Arny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »